Selain permainan Panitchapon Teeraratsakul yang jauh berkembang, Jonatan Christie juga menyoroti kualitas Shuttlecock. Ia menyebut shuttlecock yang digunakan hari ini berbeda ketimbang yang digunakan saat latihan.
“Pertama kondisi shuttlecock-nya cukup berbeda dari kemarin saya tes lapangan, hari ini jauh lebih kencang, jauh lebih cepat juga lajunya. Sebenarnya main dia mirip-mirip saat kemarin bertemu di Indonesia Open tapi di sini dengan kondisi bola yang seperti tadi membuat dia lebih nyaman bermain dengan karakter dia yang lebih menyerang,” tegas Jonatan Christie.
Kekalahan ini membuat Jonatan Christie harus pulang lebih cepat. Ia langsung mengalihkan fokus untuk turun di China Open 2026 yang berlangsung pada 19-26 Juli 2026.
(Ramdani Bur)