CEKO – Manajer Honda Team Asia, Hiroshi Aoyama, melayangkan pujian setinggi langit atas performa luar biasa yang dipertontonkan oleh pembalap mudanya, Veda Ega Pratama, dalam lanjutan seri Moto3 Republik Ceko 2026. Pembalap berbakat asal Indonesia tersebut sukses menyudahi balapan sengit di posisi kelima saat mengaspal di Sirkuit Brno, Republik Ceko, pada Minggu 21 Juni 2026 malam WIB.
Veda mengawali jalannya balapan dari posisi ke-20 namun mampu merangsek naik hingga finis di urutan kelima. Sementara itu, rekan satu timnya, Zen Mitami, harus puas menyelesaikan balapan di posisi ke-19.
Hiroshi Aoyama mengungkapkan dirinya sangat menikmati jalannya balapan Moto3 Republik Ceko kali ini. Hal tersebut tidak lepas dari perjuangan keras kedua pembalapnya yang telah memberikan kemampuan terbaik mereka di lintasan.
"Hari ini adalah balapan Moto3 yang sangat menarik. Balapan berlangsung selama 16 lap dalam kondisi yang sangat panas, dengan suhu lintasan yang sangat tinggi, sehingga menjadi balapan yang sangat menguras fisik bagi semua pembalap," kata Hiroshi Aoyama dalam keterangannya, dikutip Selasa (23/6/2026).
"Sejak awal hingga akhir, kedua pembalap (Veda Ega Pratama dan Zen Mitami) menunjukkan perkembangan yang baik dan bertarung dengan sangat kuat," tambahnya.
Hiroshi Aoyama menilai Veda tampil dengan motivasi tinggi seolah ingin menebus kesalahan akibat sanksi penalti yang diterimanya. Hukuman tersebut menjadi penyebab utama Veda harus rela terlempar ke posisi start ke-20, padahal sebelumnya ia berhasil mengamankan posisi kedelapan saat kualifikasi.
"Veda melakukan comeback yang sangat mengesankan. Setelah memulai balapan dari posisi ke-20 (P20). Dia berhasil memperbaiki banyak posisi, mencatatkan lap tercepat dalam balapan, dan mampu mengejar grup terdepan, di mana ia bertarung untuk memperebutkan posisi podium," sambung Hiroshi Aoyama.
"Zen juga bertarung di grup yang berada dekat dengan zona poin. Pada akhirnya, kedua pembalap finis di posisi kelima dan ke-19. Mengingat hasil kualifikasi serta fakta bahwa ini adalah pertama kalinya mereka membalap di Brno, saya pikir mereka telah melakukan pekerjaan yang sangat baik," tutupnya.
(Rivan Nasri Rachman)