Bagi Acosta, berada di belakang motor Marquez tidak hanya sekadar perkara adu gengsi, melainkan juga menjadi kesempatan emas untuk mencuri ilmu dari pembalap yang jauh lebih berpengalaman. Ia memanfaatkan momen tersebut untuk mempelajari bagaimana Marquez mengelola ritme balapan yang berat serta bagaimana ia mengambil jalur balap yang berbeda.
"Selalu menyenangkan bisa bertarung dengan Marc. Pada akhirnya, saya mencoba menyalipnya sekali, dia membalasnya, dan kemudian saya menghabiskan beberapa lap di belakangnya, hanya untuk mencoba memahami apa yang dia lakukan,” sambung Acosta.
“Sangat menarik untuk berada di belakang Marc dan melihat apa yang dilakukannya, terutama di tikungan delapan dan sembilan yang terasa jauh lebih mudah saat Anda berada di belakang pembalap lain," tutup pembalap asal Spanyol tersebut.
(Rivan Nasri Rachman)