RIVAL Veda Ega Pratama di Moto3, Maximo Quiles, bangga disamakan dengan juara dunia tujuh kali kelas MotoGP, Marc Marquez. Penyamaan itu disebut Maximo Quiles membuatnya termotivasi meraih hasil maksimal di ajang Grand Prix.
Tahun 2025 merupakan musim debut Maximo Quiles sebagai pembalap di ajang Grand Prix. Hebatnya di tahun pertama, rider 18 tahun ini langsung finis di posisi ketiga klasemen akhir Moto3 2025 dengan 274 angka.
Meski tampil oke di Moto3 2025, Maximo Quiles tidak buru-buru promosi ke Moto2. Ia memilih tetap eksis di Moto3 2026.
Keputusan Maximo Quiles bertahan di Moto3 2026 masuk kategori tepat. Sebab, pembalap asal Spanyol ini berpeluang menjadi juara Moto3 2026!
Di enam race awal Moto3 2026 Maximo Quiles tampil dominan. Ia tercatat memenangkan empat race di antaranya, sedangkan dua race sisanya finis kedua.
Alhasil, di klasemen sementara Moto3 2026 Maximo Quiles tampil dominan. Ia saat ini duduk di puncak klasemen dengan 140 angka, unggul 64 poin atas Adrian Fernandez di posisi dua.
Jejak karier Maximo Quiles tak berbeda jauh dengan Marc Marquez. The Baby Alien -julukan Marc Marquez- tidak terburu-buru promosi ke kelas 250 cc.
Ia memilih menunda promosi ke kelas 250 cc alias eksis di kelas 125 cc selama tiga musim. Terbukti baru di tahun ketiga atau pada 2010, Marc Marquez keluar sebagai juara dunia kelas 125 cc atau saat ini setara Moto3. Sekarang Marc Marquez tercatat mengoleksi sembilan gelar juara dunia, dengan rincian tujuh gelar MotoGP, serta masing-masing satu trofi di kelas 125 cc dan 250 cc.
“Ya, tidak masalah (soal disamakan dengan Marc Marquez). Saya suka itu, dan hal tersebut memotivasi saya untuk mendengar semua itu. Saya ingin memecahkan rekor. Saya ingin membuat sejarah. Itu tujuan saya, tetapi saya juga ingin menjadi berbeda,” kata Maximo Quiles, Okezone mengutip dari GPOne, Rabu (20/5/2026).
(Ramdani Bur)