Senada dengan Smedley, mantan Kepala Tim Alpine, Otmar Szafnauer, juga memberikan analisisnya mengenai risiko kepindahan tersebut. Menurutnya, ada dua variabel sulit yang harus terpenuhi jika seorang pembalap pindah tim, pembalap tersebut harus menjadi nomor satu, dan tim barunya harus mampu berevolusi menjadi yang terbaik.
Szafnauer menyoroti bahwa dominasi sebuah tim di F1 biasanya berlangsung dalam periode yang sangat lama, seperti era Michael Schumacher di Ferrari, Mercedes, atau Red Bull saat ini.
"Jika Anda menjadi nomor dua di Ferrari selama 10 tahun dominasi mereka dan berkata, 'Saya ingin menjadi nomor satu di tempat lain,' maka selama sepuluh tahun itu, ke mana pun Anda pergi, tim tersebut bukan yang terbaik," jelas Szafnauer.
Bagi Piastri, tantangan terbesarnya adalah apakah ia cukup sabar untuk terus bersaing dengan Norris di McLaren atau memilih jalan berisiko menjadi suksesor Verstappen di Red Bull.
(Rivan Nasri Rachman)