MANTAN pembalap MotoGP Ruben Xaus menilai langkah Marc Marquez di MotoGP 2026 tidak akan mudah. Pasalnya, pembalap Ducati Lenovo itu tidak berkembang signifikan ketimbang pembalap lain di MotoGP 2026.
Sampai seri ketiga MotoGP 2026, Marc Marquez belum mampu naik podium. Alhasil, ia saat ini berada di posisi kelima klasemen sementara dengan 45 poin, terpaut 36 angka dari Marco Bezzecchi (Aprilia Racing) di puncak.
Ruben Xaus mengatakan peta persaingan di MotoGP 2026 akan lebih ketat ketimbang musim sebelumnya. Hal itu pun akan menjadi tantangan buat Marc Marquez jika ingin mempertahankan gelar juara MotoGP.
"Yang benar-benar belum berkembang adalah Marc Márquez dalam hal ketepatan waktunya dibandingkan tahun lalu. Yang lain jelas telah membuat lompatan besar," kata Ruben Xaus, Okezone mengutip dari Motosan, Jumat (3/4/2026).
Ia menjelaskan Ducati sebenarnya sudah mengalami perkembangan cukup baik dari segi motor. Akan tetapi, Marc Marquez masih harus beradaptasi agar dapat nyetel dengan Ducati Desmosedici GP26.
"Yang dikatakan Ricard Jove (pengamat MotoGP) adalah Ducati mengalami stagnasi, atau mungkin tidak, tetapi mungkin tahun lalu Marc lebih mampu memaksimalkan potensinya daripada motornya," ucap Ruben Xaus.
"Saat ini motor tersebut telah berevolusi ke arah yang tidak lagi mampu ia maksimalkan," tambah Ruben Xaus.
Selanjutnya, seri keempat MotoGP 2026 akan berlangsung Sirkuit Jerez, Spanyol. Seri itu akan dimulai pada tanggal 24-26 April 2026.
Menarik menanti aksi Marc Marquez di MotoGP Spanyol 2026. Sanggupkah Marc Marquez meraih podium pertamanya di MotoGP Spanyol 2026?
(Ramdani Bur)