Di urutan ketiga, ada Muhammad Shohibul Fikri/Bagas Maulana. Ya, kembali dari sektor ganda putra, Indonesia tegaskan kekuatannya di All England.
Fikri/Bagas juara pada edisi 2022. Mereka kalahkan sang senior di final, yakni Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan, untuk naik podium tertinggi. Dengan pengalaman Fikri juga yang pernah juara All England, menarik menantikan penampilannya bersama Fajar di All England tahun ini.
Kembali dari ganda putra, ada Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan yang juga pernah rasakan manisnya naik podium tertinggi di All England. Hasil manis itu diraih Ahsan/Hendra pada 2019.
Kala itu, Ahsan/Hendra yang berstatus unggulan keenam sukses kalahkan lawan-lawan berat, termasuk Aaron Chia/Soh Wooi Yik (Malaysia) di final. Mereka menang dengan skor 11-21, 21-14, dan 21-12. Tetapi, Ahsan/Hendra kini sudah pensiun sehingga tak bisa lagi melihat mereka berjuang di All England tahun ini.
Terakhir, ada ganda putra legendaris Indonesia, Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sukamuljo. Pasangan berjuluk The Minions ini sukses besar kala masih aktif bermain. Banyak gelar bergengsi yang berhasil mereka raih.
Salah satunya diukir di All England. Bahkan, Marcus/Kevin juara 2 musim beruntun, yakni pada 2017 dan 2018. Namun sama seperti Ahsan/Hendra, Marcus/Kevin kini sudah sama-sama pensiun.
(Djanti Virantika)