Kenapa Ducati Begitu Mendominasi MotoGP? Ternyata Ini Alasannya

Wikanto Arungbudoyo, Jurnalis
Rabu 11 Februari 2026 10:53 WIB
Kenapa Ducati begitu mendominasi di MotoGP? (Foto: Ducati Corse)
Share :

KENAPA Ducati begitu mendominasi MotoGP? Ternyata ini alasannya!

Ducati Corse menjelma sebagai pabrikan papan atas di MotoGP pada dekade 2020. Bahkan, pabrikan asal Borgo Panigale, Italia, itu sukses menjadi juara dunia konstruktor sebanyak tujuh kali di MotoGP dengan enam di antaranya secara beruntun pada 2020-2025.

Lalu, tim pabrikan Ducati Lenovo (dahulu Ducati Marlboro) sukses merebut lima gelar juara dunia di kategori tim. Titel itu didapat pada 2007, 2021, 2022, 2024, dan 2025.

Di kategori pembalap, Ducati mengantarkan tiga orang sebagai juara dunia dengan total empat gelar. Casey Stoner (2007), Francesco Bagnaia (2022-2023), Jorge Martin (2024), dan Marc Marquez (2025) sukses menggondol titel bergengsi tersebut saat menunggangi motor Desmosedici GP.

Tak lupa, Ducati total mencatat 100 kemenangan di MotoGP sejak pertama kali ikut balapan pada 2003. Wajar bila mereka kini dianggap sebagai salah satu pabrikan papan atas menyaingi Honda dan Yamaha.

1. Alasan Ducati Begitu Mendominasi Menurut Franco Morbidelli

Lalu, mengapa Ducati begitu mendominasi di MotoGP terutama memasuki dekade 2020? Padahal, pembalap sekelas Valentino Rossi saja gagal bersinar pada 2011-2012 hingga dihinggapi rasa frutrasi.

Franco Morbidelli memberi sedikit jawabannya pada Juni 2025. Menurut pembalap tim Pertamina Enduro VR46 Racing Team itu, Ducati mampu memaksimalkan sumber daya dan memahami regulasi dengan baik.

“Saya tidak akan mengatakan dengan sempurna, tapi motor ini sangat cocok dengan ban, aerodinamisnya, semua yang dibutuhkan saat ini. Segala sesuatu yang ada dalam buku peraturan saat ini, Ducati sedang mengekstraksi dan memaksimalkannya,” kata Morbidelli, dikutip dari Crash.

 

“Itulah kekuatan mereka. Mereka mendekati maksimum di segala bidang: dalam hal penggunaan ban, dari sisi elektronik, dari sisi aerodinamis, dari sisi sasis, semuanya mendekati maksimum,” imbuh pria berpaspor Italia.

2. Gigi DallIgna

Sisi teknik Ducati memang patut diacungi jempol. Hal tersebut tidak terlepas dari keputusan mereka membajak Gigi Dall’Igna dari Aprilia Racing pada 2013.

Pria berambut putih itu dikenal sebagai teknisi jempolan dan pandai mengeksplorasi sisi aerodinamika motor. Berkat tangan dingin Dall’Igna, Desmosedici GP berubah dari motor yang sulit menikung, menjadi kuda besi dengan tenaga besar tapi lincah!

Itulah alasan kenapa Ducati begitu mendominasi MotoGP. Patut dinanti apakah pabrikan lain mampu mengejar ketertinggalan atau tidak.

(Wikanto Arungbudoyo)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Sports lainnya