Hal yang paling mengagumkan dari sosok Lianne Tan adalah kemampuannya menyelesaikan pendidikan berat di tengah jadwal kompetisi yang padat. Mengikuti jejak karier sang ayah, Lianne menempuh studi kedokteran gigi di Universitas Radboud, Nijmegen, Belanda.
Baginya, pendidikan adalah prioritas yang tidak boleh ditinggalkan meski ia sedang berada di puncak karier olahraga. Profesi dokter gigi ini ia jalani dengan serius, membuktikan bahwa seorang atlet profesional tetap bisa memiliki masa depan yang cerah di bidang medis.
Kehidupannya terbagi antara latihan intensif di lapangan dan melayani pasien di klinik, sebuah kontras yang menuntut manajemen waktu yang luar biasa.
Perjalanan hidup Lianne Tan menjadi bukti nyata bahwa batasan hanyalah persepsi. Menjadi seorang Olympian sebanyak empat kali sambil menyandang gelar dokter gigi adalah pencapaian langka yang menjadikannya salah satu sosok paling inspiratif di dunia olahraga internasional saat ini.
(Rivan Nasri Rachman)