CHEF de Mission (CdM) Kontingen Indonesia, Bayu Priawan Djokosoetono, angkat bicara mengenai raihan 91 medali emas di SEA Games 2025. Menurutnya, hal itu tidak terlepas dari kerja kolektif berbagai pihak.
Sebagai CdM, Bayu memegang peran sentral dalam memastikan kesiapan atlet, pelatih, dan ofisial berjalan selaras dengan kebijakan dan target nasional. Perannya tidak bersifat seremonial semata, tapi mencakup fungsi manajerial, koordinatif, hingga pengambilan keputusan strategis di lapangan.
Bayu dikenal sebagai pengusaha yang memiliki pengalaman panjang dalam dunia organisasi dan manajemen. Latar belakang kepemimpinannya membentuk pendekatan kerja yang menekankan disiplin, koordinasi lintas sektor, serta pengambilan keputusan berbasis situasi di lapangan.
“Ini susah-susah gampang. Susahnya, bagi saya yang berlatar belakang pengusaha, olahraga adalah hal yang baru. Sedangkan mudahnya, ya karena saya pengusaha, saya biasa mengelola sebuah tim kerja,” ungkap Bayu dalam keterangan resmi, dikutip Minggu (18/1/2026).
Tim itu mencakup tenaga medis, fisioterapis, masseur, logistik, transportasi, akomodasi, hingga Cluster Manager dan Member, serta tim monitoring dan evaluasi. Mereka bertugas memastikan kebutuhan atlet terpenuhi, menjaga kondisi fisik tetap prima, serta mengantisipasi kendala teknis dan non-teknis.
“Banyak pekerjaan Tim CdM yang tidak terlihat publik, tetapi sangat menentukan. Mulai dari tim medis yang siaga setiap hari, tim logistik yang menyiapkan kebutuhan atlet, hingga tim transportasi dan akomodasi yang bekerja hampir 24 jam," terang Bayu.
"Ada tim monitoring dan evaluasi yang harus mengawasi setiap hasil pertandingan, dan juga pendampingan untuk atlet dan ofisial dari para cluster manager. Semua ini terwujud karena adanya kerja keras, dedikasi dan soliditas tim,” tambah pria berkacamata itu.
Dalam menjalankan tugasnya, Bayu berperan sebagai penghubung utama antara pemerintah, federasi olahraga, pelatih, atlet, serta berbagai pemangku kepentingan lainnya. Ia juga memastikan seluruh proses persiapan berjalan terencana dan profesional.
Baginya, keberhasilan Indonesia merupakan hasil kerja kolektif. Ia mengapresiasi dukungan penuh pemerintah, mulai dari Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto, Menpora Erick Thohir, Ketua NOC Indonesia Raja Sapta Oktohari, hingga seluruh pemangku kepentingan terkait.
Kebijakan, pendampingan, dan fasilitasi yang diberikan memungkinkan CdM dan timnya bekerja secara optimal selama SEA Games berlangsung. Perannya juga terlihat dalam koordinasi lintas sektor, termasuk menjembatani kerja sama antara pemerintah dan sektor swasta.
(Wikanto Arungbudoyo)