“Jika Anda inferior dalam hal kecepatan, Anda tidak bisa memainkan trik itu. Martín harus persis seperti Pecco. Di sini tidak ada yang kalah strategi, mereka berdua sama-sama menyerang lebih dulu,” tambahnya.
Martin sendiri sudah merasakan kekalahan dalam persaingan perebutan gelar juara MotoGP pada musim 2023 lalu. Rider Pramac Ducati itu bertarung sengit hingga memasuki seri terakhir dengan Pecco, tetapi akhirnya sang bintang tim pabrikan Borgo Panigale lah yang sukses mempertahankan titelnya dengan keunggulan 39 poin darinya.
Balapan selanjutnya akan berlangsung di Spanyol lagi, dalam MotoGP Aragon 2024 yang digelar pada 30 Juli hingga 1 September mendatang. Martin jelas punya keuntungan karena tampil di kandangnya sendiri, tetapi Pecco punya modal apik dari kemenangan yang didapatnya tahun lalu di sana.
(Rivan Nasri Rachman)