Pada duel tersebut, Veddriq keluar sebagai pemenang dengan catatan waktu 4,98 detik. Sayangnya catatan rekor dunia Veddriq dipecahkan atlet lain di babak ini oleh Sam Watson asal Amerika Serikat yang meraih 4,75 detik.
Berlanjut ke babak perempatfinal, Veddriq bertemu wakil tuan rumah, Bassa Mawem. Dengan ketenangannya, Veddriq tak gentar menghadapi Mawem di hadapan publik tuan rumah. Ia menang dengan raihan waktu 4,88 detik, sedangkan Mawem dengan 5,26 detik.
Pada semifinal, ia berhasil mengalahkan Reza Alipour Shenazandifard dari Iran dengan catatan waktu 4,78 detik. Sementara lawannya hanya bisa meraih waktu 4,84 detik.
Terakhir di final, Veddriq sukses mengandaskan wakil China, Wu Peng secara dramatis. Hanya berbeda 0,02 detik, Veddriq menang sebagai yang tercepat dengan 4,75 detik. Hasil tersebut memastikan Indonesia meraih medali emas pertama di Olimpiade Paris 2024.
(Rivan Nasri Rachman)