“Chen/Jia sangat tough, secara pengalaman dan mentalitas mereka sangat baik. Apalagi mereka sudah sering berada di final beregu sementara kami baru pertama kali. Ini pelajaran berharga buat kami,” jelasnya.
Sementra, Ribka mengaku sudah berdiskusi dengan pelatih mengenai tampil pertama sebagai pasangan ganda putri. Meski menyadari lawan berpengalaman, ia beryukur Indonesia telah mencapai babak final Piala Uber 2024.
“Sudah diskusi dengan pelatih dan diputuskan saya dan Fadia yang turun sebagai ganda pertama. Lawan memang tidak mudah tapi kami ingin coba dulu,” papar Ribka.
“Hasilnya belum sesuai yang diinginkan tapi kami tetap bersyukur karena menurut kami, tim Uber tampil di final saja sudah bangga sekali,” tutupnya.
(Wikanto Arungbudoyo)