“Kerugiannya tidak akan terlalu besar bagi Marc, dia bisa pergi ke Ducati dan memahami apa yang dia cari, mendapatkan gambaran apakah dia bisa mengendarai motornya," ujar Stoner, dikutip dari Crash, Jumat (27/10/2023)
“Tapi ini merupakan pukulan besar bagi Honda. Akan sulit bagi mereka untuk menarik bakat-bakat baru ketika mereka dikritik dengan buruk," sambung pria asal Australia itu.
“Selama mereka mendapatkan seseorang dengan sikap yang benar dan mereka berkata: 'Inilah yang saya punya, saya akan memberikan yang terbaik.' Anda akan terkejut seberapa jauh mereka naik ke grid," tandas The Kurri-Kurri Boy.
Melihat fakta yang terjadi, sepertinya memang benar apa yang dikatakan Stoner. Hingga detik ini, Honda masih belum menemukan siapa pembalap yang benar-benar akan menjadi pengganti Marquez.
(Wikanto Arungbudoyo)