Penyebab Flairene Candrea Pakai Baju Adat Bali pada Opening Ceremony SEA Games 2023

Andhika Khoirul Huda, Jurnalis
Minggu 07 Mei 2023 02:00 WIB
Flairene Candrea menjadi pembawa bendera Indonesia di opening ceremony SEA Games 2023 (Foto: REUTERS)
Share :

PENYEBAB Flairene Candrea pakai baju adat bali pada Opening Ceremony SEA Games 2023 akan dibahas di sini. Atlet renang tersebut membeberkan bahwa itu dalam rangka mempromosikan ANOC World Beach Games 2023 yang akan digelar di Bali.

Sebanyak 45 atlet, ofisial, dan Chef de Mission (CdM) Indonesia ambil bagian dalam defile upacara pembukaan. Atlet renang Flairene Candrea Wonomiharjo menjadi pembawa bendera dalam acara yang digelar di Morodok Techo National Stadium, Jumat 5 Mei 2023.

Flairene mengenakan baju yang biasa dipakai oleh para penari Panji Semirang dalam momen tersebut. Tari Panji Semirang merupakan salah satu tari tradisional yang berasal dari Bali.

Tari Panji Semirang sendiri merupakan tarian khusus yang dipertujukkan dalam acara-acara tertentu seperti peringatan upacara keagamaan. Flairene mengaku sangat senang bisa menjadi pembawa bendera dalam momen tersebut.

"Tentunya saya sangat senang sekali bisa menggunakan baju adat khas Bali saat defile upacara pembukaan. Apalagi, bajunya tidak begitu ribet dan sangat nyaman untuk digunakan saat berjalan sambil mengibarkan bendera Merah - Putih," ujar Flairene dikutip dari rilis NOC Indonesia, Sabtu (6/5/2023).

Tak sekadar mewakili Indonesia dan Bali, ada alasan di balik kehadiran Flairene mengenakan baju Panji Semirang. Dia mengatakan bahwa ini merupakan bagian dari mempromosikan Bali sebagai tuan rumah ANOC World Beach Games 2023 pada 5-12 Agustus mendatang.

"Saya juga memakai baju adat Bali di defile opening ceremony SEA Games 2023 untuk mempromosikan ANOC World Beach Games 2023," ucap Flairene.

Ada 130 negara yang bakal bertanding dalam 14 cabang olahraga di ANOC World Beach Games 2023 tersebut.

Untuk menyaksikan rangkaian acara SEA Games 2023, Anda bisa streaming langsung melalui Vision+ atau RCTI+ dan menonton pertandingan SEA Games secara lengkap mulai dari pertandingan olahraga, ceremonial, hingga berbagai highlights pertandingan yang sudah berlangsung.

Berbeda dengan Flairene yang mengenakan baju khas ada Bali, CdM Tim Indonesia di SEA Games 2023 Kamboja, Lexyndo Hakim memilih untuk memakai baju adat dari daerah lainnya. Sosok yang karib disapa Lexy itu memutuskan untuk mengenakan baju adat khas Palembang.

Lexy mengatakan bahwa pihaknya memutuskan untuk mengusung keberagaman dalam acara pembukaan SEA Games 2023. Hal ini melambangkan suportivitas dan solidaritas, katanya.

"Menggunakan berbagai baju adat Indonesia adalah yang beragam. Keberagaman bisa melambangkan suportivitas dan solidaritas. Terlebih, Indonesia meruapakan paling beragam di Asia," ujar Lexy.

Lexy kemudian mencoba menjelaskan arti songket Palembang yang digunakan. Menurutnya, hal ini melambangkan harapan dan keberanian.

"Baju Palembang karena kain songket merupakan ciri khas pakaian adat Palembang, Sumatera Selatan yang memiliki sebuah harapan dan keberanian," ucap Lexy.

"Harapan itu bisa menjadi optimisme bahwa kita bisa meraih medali seperti ketika Palembang, Sumatera Selatan menjadi tuan rumah SEA Games 2011 dan Asian Games 2018 di Indonesia, dimana pada saat itu Indonesia mendapatkan medali yang cukup banyak. Itu juga menjadi harapan-harapan yang bisa kita gapai di SEA Games 2023 Kamboja."

"Kemudian songket juga memiliki makna keberanian. Artinya kesan yang ingin disampaikan adalah setiap atlet cabor yang kita ikuti tampil dengan penuh keberanian. Bukan hanya punya nyali dan tidak takut kalah, namun lebih dari itu, mereka dapat bertanding dengan percaya diri dan penuh ketenangan, sehingga bisa menampilkan performa terbaik," tutupnya.

(RDA)

(Hakiki Tertiari )

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Sports lainnya