Walau demikian, Dovizioso sama sekali tak menyesal telah pensiun. Bahkan, dia dapat menikmati masa-masa pensiun, karena memang ingin hidup biasa saja, tanpa ada kewajiban.
“Saya tidak pernah takut untuk pensiun. Saya merasa ada emosi tentu di dalam diri, tetapi bukan rasa takut,” tegas Dovizioso.
“Saya selalu ingin menjalani kehidupan yang normal dan tak pernah bertingkah seperti selebriti. Saya tak banyak mengubah dan membuat banyak uang dari MotoGP, sehingga membuat kehidupan lebih mudah,” sambungnya.
Meski begitu, Dovizioso mengaku belum meninggalkan dunia balap sepenuhnya. Dia masih aktif balapan di motocross, serta ada sejumlah proyek yang dipersiapkan di masa depan.
“Saya selalu memiliki hasrat kepada dunia motor. Di masa depan, saya akan terus menyalurkan hasrat saya melalui motokros, dan juga proyek lainnya,” tutur Dovizioso.
(Djanti Virantika)