Pembalap berpaspor Monako itu pun menyebut jika pertengahan musim menjadi kunci utama. Ketika itu, banyak kesalahan strategi dan masalah teknis yang dihadapi.
“Apabila melihat musim ini secara seksama, dapat terlihat jika pertengahan musim membuat frustrasi. Kami tak bisa bersaing pada balapan dan hal itu sangat sulit. Hal itu membuat perasaan saya pada musim ini campur aduk,” tutup Leclerc.
(Rivan Nasri Rachman)