"Ini adalah hari besar bagi tim, untuk mengunci gelar ini di Jepang, di depan Honda. Dan kami mengamankan posisi satu-dua, itu luar biasa,” lanjut Sergio Perez.
Lebih lanjut, pembalap berpaspor Meksiko itu berharap bahwa gelar juara konstruktor bisa diraih Red Bull tahun ini. Pasalnya, tahun lalu saat Max Verstappen juara, tim asal Austria itu kalah dari Mercedes, yang menjadi yang terbaik di klasemen konstruktor selama delapan tahun terakhir.
"Mudah-mudahan dalam waktu dekat kami bisa mengamankan gelar juara konstruktor untuk tim kami. Itu akan sangat berarti, kami sangat menantikan sisa tahun ini,” ujar pembalap berusia 32 tahun itu.
Tim berlogo Banteng Merah itu sendiri sedang di atas angin dalam perebutan gelar juara konstruktor 2022. Sebab, dengan empat balapan tersisa, mereka unggul 165 poin dari Scuderia Ferrari, yang berada tepat di bawah mereka.
Sejauh ini, Red Bull telah mengemas 14 kemenangan dari 23 podium mereka musim ini. Sedangkan Scuderia Ferrari berhasil naik podium 17 kali, tetapi baru menang empat kali saja. Lalu, sang juara bertahan konstruktor, Mercedes AMG Petronas, duduk di urutan ketiga klasemen dengan 13 podium tetap sama sekali belum menang.
(Dimas Khaidar)