Resmi! Porsche Batal Jadi Penyuplai Mesin Utama Red Bull Racing

Fitradian Dimas Kurniawan, Jurnalis
Jum'at 09 September 2022 17:39 WIB
Porsche batal suplai mesin ke Red Bull Racing di ajang Formula One (Foto: Laman resmi Porsche)
Share :

PABRIKAN otomotif asal Jerman, Porsche secara resmi mengumumkan hasil penjajakan dengan salah satu tim Formula One (F1), Red Bull Racing. Berdasarkan hasil penjajakan, Porsche resmi batal menjadi penyuplai mesin bagi tim Max Verstappen dkk itu.

Hal itu diketahui dikabarkan langsung oleh pihak Porsche melalui laman resmi mereka. Meski gagal masuk ke F1 2023 mendatang, Porsche tetap mengutarakan niatnya untuk bergabung di F1 di saat yang tepat.

 

Sebagaimana diketahui sebelumnya, Honda secara resmi mengundurkan diri dari F1 pada akhir musim 2021. Namun, mereka tetap memberikan bantuan power unit pada Red Bull Racing hingga 2025 mendatang.

Honda sudah menjalin kerja sama dengan Red Bull sejak 2019. Meski sudah mundur dari ajang balap jet darat tersebut, tetapi mereka masih menjadi pemasok power unit pada Red Bull dengan merek Red Bull Powertrains (RBPT).

Namun seusai 2025, Red Bull tidak akan lagi mendapatkan pasokan mesin dari Honda. Pabrikan asal Austria itu pun dikabarkan akan melakukan kerjasama dengan Porsche sebagai pemasok mesin.

 

Namun, setelah beberapa lama rumor beredar, kedua pihak belum juga memberikan kepastian. Kini, Porsche memastikan jika pembicaraan tersebut sudah terhenti.

“Selama beberapa bulan terakhir, Porsche dan Red Bull mengadakan pembicaraan mengenai kemungkinan partisipasi Porsche ke F1. Kedua perusahaan secara bersama menyimpulkan untuk tidak melanjutkan pembicaraan,” bunyi pernyataan resmi Porsche, Jumat (9/9/2022).

Pihak Porsche menyebut jika terdapat perbedaan dalam hal pengendalian tim. Hal itu pun membuat kedua belah pihak akhirnya tidak bisa bersatu dalam beberapa waktu ke depan.

Walau demikian, bukan berarti Porsche sudah menyerah. Mereka memastikan masih bakal melihat situasi di F1, karena memang tertarik dengan regulasi mesin baru F1 2026.

“Rencana dalam kerjasama ini selalu berdasar posisi yang sama. Bukan hanya dalam hal kerjasama mesin, tetapi juga tim. Hal ini tidak bisa terwujud. Dengan perubahan akhir di regulasi, ajang balap ini tetap menarik bagi Porsche, yang mana akan terus kami monitor,” ujarnya.

(Hakiki Tertiari )

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Sports lainnya