MANAJER Repsol Honda berharap Marc Marquez hadir di Sirkuit Misano. Pembalap asal Spanyol itu masih dalam proses pemulihannya usai operasi, tapi diharapkan untuk bisa setidaknya ikut dalam pengetesan di Sirkuit Misano jelang Grand Prix San Marino MotoGP 2022.
Marc Marquez belum pulih sepenuhnya dari kecelakaan fatal pada 2020. Kondisi ini akhirnya membuat juara dunia balap motor enam kali tersebut untuk menjalani operasi di pertengahan tahun ini.
Marquez hingga kini terus menunjukan perkembangan yang sangat baik. Meski begitu, masih diperlukan pemeriksaan lebih lanjut untuk memastikan kapan pembalap Spanyol itu bisa kembali tampil.
Manajer Repsol Honda, Alberto Puig, pun hanya bisa berharap pembalap andalannya itu dapat mengendarai motor ketika uji coba tengah musim di Sirkuit Misano, awal September mendatang, dan memberikan masukan mengenai motornya.
“Akan menjadi masalah, jika dia tidak ada di tes Misano. Kami mengikuti langkah anjuran dokter, dan dia harus menjalani CT scan. Jika tulangnya sudah bagus, maka prosesnya berlanjut. Kami harus menunggu,” kaya Puig dikutip SpeedWeek, Rabu (24/8/2022).
Puig sendiri menyadari jika kondisi Marquez saat ini belum siap untuk balapan. Namun, dia berharap setidaknya sang pembalap dapat mencicipi motor yang dikembangkan untuk musim depan.
“Secara pribadi, saya pikir dia masih belum siap untuk balapan. Namun, jika saja dia siap untuk menguji cobam walau tidak menjalani 100 lap per hari. Mungkin empat putaran saja, akan sangat penting. Dia dapat mengatakan pendapatnya. Ini sangat penting,” ujar manajer Repsol Honda tersebut.
Bukan tanpa alasan Puig ngotot. Pasalnya, uji coba tersebut akan vital dalam pengembangan motor. Setelah pengetesan, tim Repsol Honda akan mempersiapkan prototype, yang dibawa ke uji coba pramusim 2023.
“Jika dia tidak datang di tes Misano, keadaan tidak akan berubah. Kami sudah lama tidak bersamanya di uji coba. Keadaan akan rumit. Biasanya, tes Misano sangat penting, untuk mempersiapkan prototype menuju Valencia,” tutur Puig.
(Andika Pratama)