"Ini semua berkat dukungan dan doa dari luar, teman-teman, masyarakat Indonesia terutama yang sudah melatih saya selama ini. Alhamdulillah perjuangan saya tidak sia-sia," sambungnya.
Lebih lanjut, Eneng mengaku sempat ada tekanan turun di kelas 41 kilogram. Mengingat, kelas ini merupakan andalan Ni Nengah Widiasih yang kita tahu kariernya sudah sangat mentereng.
(Eneng Paridah sabet medali emas ASEAN Para Games 2022. Foto: Andika Rachmansyah/MNC Portal Indonesia)
"Tegang sih enggak, cuma sedikit takut saja gitu. Ngatasinnya ya berdoa supaya bisa lebih tenang," ungkapnya.
Sekadar informasi, tak hanya Eneng yang sukses sumbang medali emas untuk Indonesia dari cabor para powerlifting. Ni Nengah Widiasih yang turun di kelas 45 kilogram juga sukses menyabet dua medali emas dan Rani Puji Astuti yang menyumbang 1 emas dan 1 perak pada kelas 61 kilogram.
(Djanti Virantika)