ORLEANS - Indonesia memutuskan untuk tak mengirimkan delapan wakil ganda putri ke ajang Orleans Masters 2022. Kini pelatih ganda putri Indonesia, Eng Hian, pun akan mencoba fokus mengincar turnamen back-to-back pada Juni mendatang untuk memberikan para pemainnya pengalaman.
Keputusan batal tersebut mengingat tidak ada lagi turnamen di Eropa yang mengiringi Orleans Masters 2022 ini. Akhirnya, Eng Hian menarik mundur delapan pasangan ganda putri Indonesia yang sebenarnya telah tercatat di drawing ajang ini.
Awalnya ada rencana turnamen Polish International Challenge 2022 pada 24-27 Maret lalu untuk mengawali program back-to-back tersebut. Tapi seluruh wakil Indonesia menarik diri karena alasan keamanan.
Akhirnya menyisakan ajang Super 100 yang digelar di Palais des Sports, Orleans, Prancis pada 29 Maret-3 April 2022 ini. Setelah ajang ini selesai, turnamen yang mengikuti adalah Korea Open 2022.
Artinya, menurut Eng Hian, tidak akan sepadan antara perjalanan jauh ke Eropa dengan hanya satu kali mengikuti turnamen. Apalagi mengingat Orleans Masters ini hanyalah Super 100.
Eng Hian menjelaskan bahwa pemain-pemain muda ini peringkatnya masih di atas top 100. Jadi perlu turnamen yang sifatnya back-to-back. Karenanya Didi sudah membuat program turnamen untuk mereka di Juni nanti.