Lalu alasan bagi pemain lain adalah tidak dijadikan ajang ini sebagai bagian dari program turnamen back-to-back. Ini imbas tim Indonesia tidak mengirimkan wakilnya di Polish International Challenge pada 24-27 Maret sebelumnya.
Jadi, pertimbangan Eng Hian, tidak akan sepadan antara perjalanan jauh ke Eropa dengan hanya satu kali mengikuti turnamen. Apalagi mengingat Orleans Masters ini hanyalah Super 100.
"Sedangkan yang lain, sebenarnya dalam program turnamen saya ada turnamen back to back-nya yaitu Polish International Challenge. Karena situasi tidak aman maka PBSI tidak jadi mengikuti turnamen tersebut,” lanjutnya.
“Menurut saya tidak worth it kalau hanya satu turnamen ke Eropa dengan melihat waktu perjalanan dan evaluasi target performance," tambahnya.
Jadi, itulah dua alasan mengapa seluruh ganda putri Indonesia tidak dikirim ke Orleans Masters 2022.
(Rivan Nasri Rachman)