"Saya telah mengikuti tes, Ducati tampaknya menjadi motor paling canggih dari sudut pandang aerodinamis dan elektronik. Ini menunjukkan bahwa mereka ingin memenangkan gelar pebalap dan konstruktor," kata Xaus dilansir dari Paddock GP, Selasa (1/3/2022).
Lebih lanjut, Xaus menilai posisi 10 besar klasemen akhir MotoGP 2022 akan didominasi oleh pembalap Ducati. Namun, semua pembalap Ducati akan bertanggung jawab untuk bisa menjadi juara dunia MotoGP, karena itu adalah impian lama dari tim mereka.
"Saya pikir di 10 besar kita hampir selalu menemukan setidaknya lima atau enam Ducati, itu merupakan nilai tambah bagi pabrikan dari Borgo Panigale. Pada 2022 pembalap Ducati memiliki tanggung jawab untuk memperjuangkan Kejuaraan Dunia," ucapnya.
Sementara di musim lalu, empat pembalap Ducati telah berada di posisi 10 besar klasemen. Mereka adalah Bagnai (runner-up), Miller (posisi keempat), Zarco (posisi kelima) dan Martin (posisi kesembilan).
(Djanti Virantika)