PETENIS asal Jerman, Alexander Zverev didenda sebesar 40 ribu USD atau sekira Rp574 juta setelah melakukan protes berlebihan kepada wasit di lapangan ketika pertandingan Meksiko Open 2022.
Bukan hanya itu, buntut dari tindakannya tersebut, juga membuat ia harus merelakan hadiah uang tunai lebih dari 31 ribu USD atau ditaksir mencapai Rp 445 juta.
Aksi Alexander Zverev di Meksiko Open 2022 (Foto: Reuters)
Hal itu bermula ketika Alexander Zverev yang bermain ganda bersama Marcelo Melo menghadapi pasangan Lloyd Glasspool/Harri Heliovaara menelan kekalahan 2-6, 4-6 (6-10).
Petenis nomor tiga dunia itu hilang kendali, sampai memukul kursi wasit berulang kali dengan raketnya. Ulah memalukan itu dipicu karena kekecewaannya atas keputusan wasit, yang dianggap merugikan ganda putra Jerman itu.
Atas tindakan tersebut, dia didiskualifikasi dari turnamen dan harus membayar denda seperti yang sudah disebutkan sebelumnya.
Alexander Zverev pun mengakui tindakannya salah. Ia sangat menyesal atas perilakunya di lapangan. Dia juga menyampaikan permohonan maaf dan berbenah diri atas kejadian itu.
“Sulit untuk mengungkapkan dengan kata-kata betapa saya menyesali perilaku saya. Saya secara pribadi telah meminta maaf kepada wasit, karena ledakan saya terhadapnya Seperti yang anda tahu, saya meluapkan semuanya di lapangan,” kata Alexander Zverev, disadur dari Tennis 365, Jumat (25/2/2022).
Raket Alexander Zverev rusak di Meksiko Open 2022 (Foto: Reuters)
Tindakannya itu, jelas mendapat sorotan penuh dari Organisasi Tenis Profesional (ATP). Hasilnya, ATP memberikan sanksi kepada Alexander Zverev.
“Setelah Alexander Zverev mengundurkan diri dari turnamen minggu ini di Acapulco karena perilaku tidak sportif, pemain menerima penalti sebagai berikut: pelecehan verbal 20 ribu USD dan perilaku tidak sportif 20 ribu USD,” bunyi pernyataan ATP.
Bukan hanya secara materi, Alexander Zverev juga dihukum kehilangan semua poin di peringkat ATP selama acara tersebut berlangsung.
(Hakiki Tertiari )