Di sisi lain, pembalap berdarah Italia itu memberikan komentar mengenai performa Fabio Quartararo (Monster Energy Yamaha). Menurutnya pembalap berusia 22 tahun itu bisa tampil lebih baik dari dirinya saat mengendarai YZR-M1.
“Ada poin di mana saya lebih baik daripada Fabio (Quartararo), tapi saya kalah terlalu banyak di poin lain. Dia membuat perbedaan dalam perubahan arah, dia gila,” tuturnya.
“Fabio sangat responsif, berakselerasi tinggi dan mempersiapkan motor lebih baik di tikungan. Dia memiliki posisi dan teknik yang sangat menguntungkan,” sambungnya.
Sekadar informasi, Sirkuit Losail, Qatar akan menjadi seri pembuka MotoGP 2022 pada 6 Maret mendatang. Di Qatar, Andrea Dovizioso punya catatan bagus, dengan keluar sebagai pemenang ketika masih membela Ducati pada MotoGP 2019.
Tentu pengalaman itu akan membantunya untuk bisa kembali meraih kemenangan. Terlebih di MotoGP 2022, Andrea Dovizioso akan menjadi pembalap tertua.
(Hakiki Tertiari )