Razali pun mengakui situasinya begitu tepat. Apalagi Dovizioso cukup dekat dengan sponsornya yang sekarang, WithU. Keputusan pun akhirnya dibuat untuk mengontrak Dovizioso untuk 2022.
“Satu-satunya pembalap yang tersedia ketika itu adalah Andrea. Kebetulan, sponsor kami juga menyukainya. Dan tentunya Andrea tidak mau jika hanya balapan di lima balapan saja. Dia ingin balapan di 2022,” tutur Razali.
Tentunya diharapkan Dovizioso bisa membayar kepercayaan dari Yamaha itu dengan hasil manis di MotoGP 2022. kini yang jadi pertanyaannya adalah, apakah Dovizioso sudah bisa menguasai motor YZR-M1?
(Rivan Nasri Rachman)