HAMAMATSU – Pembalap Tim Suzuki Ecstar, Joan Mir gagal mempertahankan gelar juara MotoGP di musim 2021 dan hanya bisa finis di urutan ketiga di klasemen akhir pembalap. Penampilan Mir sedikit menurun ketimbang saat ia juara di MotoGP 2020.
Meski begitu, Manajer Teknik Tim Suzuki Ecstar, Ken Kawauchi tetap mengapresiasi kinerja yang sudah diperlihatkan Mir di sepanjang 2021. Menurutnya Mir sudah berusaha semaksimal mungkin ketika motor yang disediakan Suzuki tak sekuat seperti tahun lalu.
Sebagaimana diketahui, performa Suzuki Ecstar pada MotoGP 2021 bisa dibilang tidak sesuai dengan apa yang diharapkan. Pasalnya, pembalap mereka yaitu Joan Mir gagal mempertahankan statusnya sebagai juara bertahan.
Baca Juga: Marc Marquez Diragukan Bisa Balapan Lagi, Carlo Pernat Desak Honda untuk Datangkan Pembalap Baru
Gelar juara itu berhasil direbut oleh Fabio Quartararo. Pembalap Monster Energy Yamaha itu mengoleksi 278 poin. Sementara Mir, harus puas berada di urutan ketiga dengan koleksi 208 poin.
Sebenarnya, performa Mir di musim kemarin tidak buruk. Mengingat kondisi motor Suzuki GSX-RR memang sedang tidak dalam performa terbaiknya, namun pembalap asal Spanyol itu masih bisa catatkan enam kali podium. Meskipun dia memang sama sekali tidak mendapatkan kemenangan.
Kawauchi memberikan apresiasi kepada para pembalap Suzuki Ecstar, terutama kepada Mir. Dia mengakui bahwa motor Suzuki kalah saing dari tim pabrikan lain seperti Ducati dan Yamaha.
“Hal lain yang ingin saya lakukan saat memasuki periode musim dingin adalah berterima kasih kepada pembalap kami,” kata Kawauchi, dikutip dari Motosan, Selasa (4/1/2021).
Kawauchi sendiri memberikan kredit lebih kepada Mir. Dia menilai pembalap berusia 24 tahun itu selalu memberikan seluruh kemampuannya disaat motor Suzuki tidak sedang bagus. Lebih lanjut, Kawauchi pun menegaskan bahwa saat ini timnya telah berbenah guna berupaya raih hasil yang terbaik di MotoGP 2022.
“Meskipun performa kami terkadang tidak cukup baik tahun ini dibandingkan dengan pabrikan lain, atau bahkan dibandingkan dengan tahun 2020, Joan selalu memberikan 100%, dan terkadang bahkan lebih,” ungkapnya.
“Dia telah melakukan pekerjaan yang hebat, dia telah membawakan kami beberapa podium, dan saya ingin berterima kasih padanya atas kerja kerasnya,” sambung Kawauchi.
“Bersama-sama kami akan mencoba mempersiapkan motor yang lebih kuat dan kami ingin menghadapi tantangan tahun depan,” tambah Kawauchi.
Tentunya perkataan Kawauchi itu menjadi sinyal bahwa Suzuki masih sangat percaya kepada Joan Mir. Itu jelas menjadi pertanda baik mengingat kontrak Mir dan Suzuki pun akan segera berakhir di pengujung MotoGP 2022.
(Rivan Nasri Rachman)