“Seperti yang saya katakan, kondisi di lintasan yang menentukan. Prioritas utama adalah tim. Jika keduanya sanggup bersaing memperebutkan posisi, maka yang di depan menjadi nomor 1,” kata Binotto dikutip Crash, Sabtu (1/1/2022).
Binotto menilai baru bisa memutuskan status pembalap pertama bergantung hasil di lintasan. Apalagi tidak ada yang tahu bagaimana nasib seorang pembalap ketika balapan berlangsung.
“Terkadang, semua tak bergantung dengan talenta atau kapasitas sang pembalap. Seorang pembalap bisa saja bernasib sial, mengalami kerusakan masalah ketahanan atau terlibat insiden,” ujarnya.
Tampaknya saat ini Ferrari masih belum bisa menentukan siapa pembalap yang pantas mereka dukung maksimal d antara Leclerc dan Sainz. Tentunya jika cepat atau lambat pihak Ferrari akan segera menentukan
(Rivan Nasri Rachman)