“Apakah itu aero belakang berat atau aero depan, seperti apa. ketinggian pengendaraan yang dapat kami harapkan, masalah apa yang mereka antisipasi, tantangan apa yang mereka hadapi dan seperti apa yang mereka antisipasi di dalam mobil,” tandasnya.
Hamilton pun tidak seperti pembalap seperti Lando Norris dan Carlos Sainz yang menghabiskan waktu berjam-jam di simulator F1 dalam persiapan untuk 2022. Ia merasa hal itu sia-sia.
"Saat ini, dengan kemajuan yang dibuat di terowongan angin, tidak ada gunanya mengemudikan mobil karena berada di kurva belajar yang curam," tambahnya.
F1 GP 2021 menyisakan dua balapan terakhir. Balapan itu adalah GP Arab Saudi pada 6 Desember dan GP Abu Dhabi pada 12 Desember mendatang.
(Ramdani Bur)