Fajar pun menceritakan bahwa sebenarnya ia mengalami beberapa kali masalah di tubuhnya karena menghadapi pertandingan berturut-turut ini. Hal itu sudah dia rasakan sejak sukses membawa Indonesia menjuarai Piala Thomas 2020.
“Kalau dibilang capek sih, pasti capek banget. Apalagi setelah kita bisa kemarin juara di Thomas Cup karena euforia-nya ada di sana. Pas setelah main tuh rasa pegal-pegal banget, pinggang aja kaya ga ada rasanya,” ucap Fajar dalam konferensi pers jelang Indonesia Open 2021.
Namun, pria kelahiran Bandung ini tidak mau menjadikan itu alasan untuk tidak tampil maksimal di ajang berikutnya terutama Indonesian Open. Ia berkata, perasaan capek ada di setiap pemain, namun yang membedakan adalah kesiapan dan kesungguhan.
“Tapi itu tidak menjadi alasan karena semua pemain mengikuti kejuaraan di Eropa. Jadi untuk saya pribadi, kita harus pintar-pintar jaga kondisi, juga disiplin dari segi istirahatnya, makannya, pikirannya,” lanjutnya.
“Kita harus step by step karena lawan pertama di Indonesia Open ini kita akan lawan teman sendiri (Leo/Daniel). Jadi ga ada yang mudah, kita semua capek. Tapi siapa yang siap dan siapa yang bisa jaga kondisi. Kita ingin juara tapi harus lewati satu demi satu babak,” tambahnya.
Fajar/Rian tampaknya sudah menetap gelar juara di Indonesia Open 2021. Namun, sebelum itu mereka terlebih dahulu akan tampil di ajang Indonesia Master 2021 yang akan digelar pekan depan.
(Rivan Nasri Rachman)