LESMO - Direktur Manajer Monster Energy Yamaha, Lin Jarvis, tidak gugup melihat tekanan Francesco Bagnaia (Ducati Lenovo) kepada pembalapnya, Fabio Quartararo, dalam perebutan gelar juara dunia MotoGP 2021.
Sebagaimana diketahui, Bagnaia tampil apik dengan memenangkan dua balapn terakhir, yakni seri Aragon dan San Marino. Hal itu membuatnya menempati posisi kedua klasemen dengan koleksi 186 poin. Dia tertinggal 48 poin dari Quartararo.
Hal tersebut membuat banyak pihak memperkirakan jika Bagnaia bakal meneruskan momentum dan menyalip Quartararo. Akan tetapi, Jarvis menilai pencapaian kedua pembalap tak jauh berbeda.
“Fabio sudah mencetak 78 poin sejak jeda musim panas, dan Bagnaia membuat 77. Mereka telah mengumpulkan poin yang nyaris sama dari lima balapan terakhir,” kata Jarvis, dikutip dari Speedweek, Selasa (28/9/2021).
“Dari segi pandang tersebut, memang terdapat plus dan minus. Bagnaia baru merayakan kemenangan pertamanya di MotoGP Aragon. Setelah meraihnya, seorang pembalap makin yakin,” ujarnya.
Jarvis sebenarnya tak menyangkal, bahwa Bagnaia kencang. Hal tersebut pun sudah terlihat sejak musim lalu.
Namun, dia yakin Quartararo dapat bersaing pada balapan selanjutnya, MotoGP Amerika Serikat. Balapan itu akan berlangsung di Circuit of The Americas (COTA), Senin 4 Oktober 2021, dini hari WIB.
“Bagnaia sangat cepat di Misano tahun lalu, sebelum kecelakaan. Jadi saya tak terkejut dia kembali tampil mengagumkan. Pada saat yang sama, Bagnaia dan Fabio sama-sama kuat ketika balapan,” tutur Jarvis.
“Oleh sebab itu, saya tak terlalu khawatir. Lintasan di Texas biasanya tak terlalu bagus bagi kami. Tetapi, Valentino Rossi hanya tertinggal 0,4 detik pada 2019 lalu, sehingga saya tak khawatir mengenai Austin,” ucapnya.
(Andika Pratama)