“Jelas kami punya masalah. Kami berada di belakang yang lain, saya pikir itu lebih dari jelas. Sebenarnya apa masalahnya? Saya masih berpikir masalah terbesar kami adalah memaksimalkan ban belakang yang diperkenalkan Michelin tahun lalu,” sambungnya.
Sementara itu, hingga saat ini, Honda hanya mencoba berbagai solusi, komponen atau memodifikasi di setiap ajang balapan MotoGP 2021. Karena itu, jika hasilnya kurang memuaskan, ia dan tim sudah berusaha semaksimal mungkin.
“Apa yang bisa saya katakan, kami terus bekerja dan kami membawa sesuatu yang baru untuk setiap balapan, terkadang perangkat keras, terkadang sesuatu dalam elektronik atau bahkan sesuatu dalam gaya mengemudi,” imbuhnya.
Pada gelaran MotoGP Styria 2021, Marquez terlihat memakai motor RC213V dengan menggunakan sasis baru. Sedangkan ketiga pembalap Honda lainnya, hanya masih memakai versi yang lebih lama.
(Rachmat Fahzry)