JAKARTA - Lifter Indonesia, Eko Yuli Irawan, telah berkali-kali mengharumkan nama negara di turnamen-turnamen angkat besi internasional dan berbagai ajang multiolahraga. Karier cemerlang Eko Yuli pun dijadikan film pendek berjudul, “Eko Yuli Irawan The Movie.”
Melalui instagram pribadinya, Eko Yuli mengunggah poster beserta cuplikan film pendek yang menceritakan kariernya. Ia berharap kisah dan perjuangannya itu bisa menginspirasi bagi semua orang.
“Film pendek perjalanan saya di olahraga angkat besi. Semoga bisa menginspirasi,” tulis Eko dalam unggahan Instagram-nya, @ekopower61, Kamis (5/8/2021).
Film pendek itu dibuka dengan kisah Eko Yuli kecil yang sehari-seharinya harus menggembala kambing di Lampung. Dia tidak sengaja menemukan sasana angkat besi dan mendapat tawaran berlatih oleh pelatih klub itu.
Melalui film pendek berdurasi 10.25 menit itu, kehidupan sewaktu kecil Eko Yuli sebagai anak tukang becak ditampilkan dengan apik. Dia pun memiliki seorang ibu yang bekerja sebagai pedagang sayur itu.
Demi mengangkat derajat keluarganya, Eko Yuli ingin menjadi atlet angkat besi yang bisa mewakili Merah Putih di berbagai kejuaraan internasional, termasuk olimpiade. Bertahun-tahun berlalu, Eko pun terus menjaga mimpinya hingga memutuskan untuk merantau meninggalkan kampung halamannya demi bisa tampil di olimpiade.
Hingga pada akhirnya, Eko Yuli pun menjalani debut olimpiadenya di Beijing 2008. Ia mempersembahkan medali perunggu. Atlet berusia 33 tahun itu kembali menyumbangkan perunggu di London 2012, perak di Rio 2016, dan Tokyo 2020.
Eko Yuli pun mencetak sejarah sebagai atlet Indonesia pertama yang konsisten menyumbangkan medali dalam empat olimpiade berturut-turut. Eko Yuli telah menjadi pahlawan Indonesia dengan berprestasi di dunia angkat besi.
(Andika Pratama)