"Head to head kami dengan mereka 2-2, di pertemuan terakhir kami kalah. Itu yang tidak boleh terulang. Pertandingan pertama di fase grup sangatlah penting untuk langkah selanjutnya. Kami harus fokus, tidak boleh lengah dan langsung in mainnya," jelas pebulutangkis 33 tahun tersebut.
Greysia sendiri sudah menjajal dua ajang Olimpiade sebelumnya. Pertama, Greysia turun di Olimpiade London 2012 bersama Meiliana Jauhari.
Empat tahun berikutnya, Greysia tampil di Olimpiade Rio de Janeiro dengan menggandeng Nitya Krishinda Maheswari. Sedangkan saat ini, di Tokyo 2020, Greysia berpasangan dengan Apriyani Rahayu. Meski beggitu, dia tetap memiliki ketegangan yang dianggap sebagai hal positif.
"Tegang pasti ada, justru bagus kalau tegang berarti siaga dalam persiapan," tukas Greysia.
(Djanti Virantika)