SOCHI – Pecatur Indonesia IM Mohamad Ervan (2356) gagal melaju di Piala Dunia Catur 2021 yang digelar di Sochi, Rusia. Hal itu karena Ervan gagal lolos tes Covid-19 jelang menghadapi laga kedua di babak pertama Piala Dunia Catur 2021 kontra GM Nodirbek Abdusattorov (2634), Selasa, 13 Juli 2021.
Karena itu, Ervan dinyatakan kalah agregat 0-2 setelah pada pertandingan pertama menyerah dari pecatur remaja Uzbekistan tersebut. Menurut Ketua Bidang Pembinaan dan Prestasi PB. Percasi, Kristianus Liem, yang mendampingi para pecatur Indonesia di Sochi, panitia pelaksana Piala Dunia Catur FIDE 2021 memang menerapkan peraturan yang sangat ketat untuk mencegah penularan virus Covid-19.
(Ervan (kiri) gagal lolos ke babak kedua Piala Dunia Catur 2021)
"Panitia world cup kali ini memang ketat sekali. Yang boleh masuk ke ruang tanding hanya atlet, wasit dan panitia yang bertugas. Saya gagal dalam tes covid pada tanggal 10. Besoknya, Tim Indonesia dites lagi dan kali ini giliran Ervan yg gagal. Ervan tidak diijinkan bertanding, bahkan dia dibawa ambulan untuk tes lebih lanjut," kata Kristianus.
Ervan sendiri, kata Kristianus, sempat terpukul saat dinyatakan tidak lolos tes covid-19 karena ia sangat ingin berjuang untuk membalas kekalahan di partai pertama.
"Stress saya kemarin. Tapi sekarang saya bisa terima," kata Ervan seperti disampaikan Kristianus liem melalui pesan singkat.