JAKARTA -Pengurus Besar Persatuan Catur Seluruh Indonesia (PB Percasi) mengharapkan terciptanya sejarah-sejarah baru yang dicetak atlet Indonesia pada Piala Dunia Catur 2021 yang berlangsung di Sochi, Rusia, 10 Juli-6 Agustus mendatang.
"Perjalanan kami ke Piala Dunia ini adalah sejarah, kita bisa empat pecatur yang berpartisipasi di World Cup," kata Kepala Bidang Pembinaan dan Prestasi PB Percasi Kristianus Liem, dalam konferensi pers daring, Jumat.
Saat ini, Liem berada di Sochi, Rusia, untuk mendampingi keempat atlet, yakni GM Susanto Megaranto, IM Mohamad Ervan, WGM Irene Kharisma Sukandar, dan WGM Medina Warda Aulia.
Baca juga: Negara Ini Punya Cara Keluar Unik dari Kemiskinan
Ia mengakui, keikutsertaan empat pecatur sekaligus dalam Piala Dunia Catur merupakan yang pertama kalinya dan menjadi sejarah baru bagi Indonesia.
Baca juga: Ini Penyebab WGM Irene Gagal Kalahkan GothamChess di Duel Catur
"Sehingga dalam World Cup nanti pun kami berharap lahir sejarah-sejarah baru lagi, misalnya ada pemain yang lolos sampai babak ketiga," harapnya.
Menurut dia, selama ini pecatur Indonesia paling jauh hanya sampai pada putaran atau babak kedua yang dicetak oleh GM Utut Adianto, yang sekarang menjabat Ketua Umum Percasi.
"Beliau bahkan dua kali mencetak rekor tersebut, yakni waktu di Groningen, Belanda, 1996, dan Tripoli, Libya, 2004. Rekor ini memang sulit dipecahkan," katanya.
Liem menjelaskan GM Susanto sudah tiga kali mencoba dan selalu gugur di putaran pertama, sementara WGM Irene sudah dua kali mencoba dan juga gugur di putaran pertama.
"Kali ini, kita datang dengan semangat yang luar biasa," tegasnya.
Setelah menggelar JAPFA Grandmaster Duel Match pada Mei lalu untuk memperebutkan tiket Piala Dunia Catur 2021, kini PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk (JAPFA) mengantarkan empat perwakilan pecatur Indonesia bertandang ke Sochi, Rusia ke ajang tersebut.