LESMO – Direktur Tim Yamaha, Massimo Meregalli, mengomentari keputusan Maverick Vinales menggandeng mantan kepala kru Valentino Rossi, Silvano Galbusera, di pertengahan musim MotoGP 2021. Bagi Meregalli, keputusan ini bukanlah sesuatu hal yang mudah untuk dilakukan.
Sebab, pergantian kepala kru di pertengahan musim tentunya bisa memberi dampak mendalam bagi penampilan si pembalap. Tak ayal, Meregalli pun kini menyimpan kekhawatiran.
Sebagaimana diketahui, keputusan mengejutkan diambil Vinales jelang MotoGP Catalunya 2021. Dia memutuskan berpisah dengan kepala krunya, Esteban Garcia.
Sebagai gantinya, Maverick Vinales pun menggandeng mantan kepala kru Valentino Rossi, yakni Silvano Galbusera. Sosok Galbusera memang tak asing bagi Yamaha, tetapi catatannya diketahui kurang baik kala memimpin kru tim balap Valentino Rossi.
BACA JUGA: Gagal Sabet Podium di MotoGP Catalunya 2021, Begini Reaksi Maverick Vinales
Kerja sama Rossi dengan Galbusera diketahui dimulai pada 2014. Tetapi sejak mengganti kepala krunya dengan Galbusera, juara dunia sembilan kali itu diketahui menunjukkan penurunan kinerja hingga kerap mendulang pil pahit dalam balapan.
BACA JUGA: Memble di MotoGP 2021, Maverick Vinales Dapat Kritik Pedas
Usai mendapat rentetan hasil minor, Rossi akhirnya mendepak Galbusera pada 2019. Pengumuman itu disampaikan sebelum balapan di MotoGP Thailand 2019. Rossi pun memilih Davide Munoz yang sebelumnya berstatus sebagai kepala kru Nicolo Bulega bersama Tim Sky Racing VR46 di Moto2 sebagai pengganti Galbusera.
Tetapi, Meregalli tentunya berharap kinerja lebih apik bisa ditunjukkan Vinales usai pergantian kepala kru ini. Sebab, Yamaha mengharapkan hasil fantastis dari pembalap asal Spanyol itu.