RECANATI – Mantan pembalap MotoGP, Franco Uncini, memuji kemampuan pembalap Repsol Honda, Marc Marquez. Menurut Uncini, kembalinya Marc Marquez menjadi alarm bahaya bagi para pembalap lain.
Sebagaimana diketahui, Marc Marquez menderita kecelakaan parah di MotoGP Spanyol 2020. Kecelakaan itu menyebabkan lengan kanan Marc Marquez patah.
Marc Marquez melewatkan musim lalu untuk memulihkan diri. Dia telah menjalani tiga operasi untuk menyembuhkan cederanya. Meski begitu, proses pemulihan Marc Marquez berjalan lancar.
Nama The Baby Alien -julukan Marc Marquez- bahkan masuk dalam daftar pembalap untuk balapan perdana musim 2021, MotoGP Qatar 2021. Akan tetapi, Marc Marquez memilih absen di MotoGP Qatar 2021 dan balapan selanjutnya, MotoGP Doha 2021, karena menuruti saran dari dokter.
BACA JUGA: Marc Marquez Comeback dengan Hasrat Balapan yang Lebih Besar
Kini, Marc Marquez telah mengantongi izin dari dokter sehingga akan berlaga pada balapan ketiga, MotoGP Portugal 2021. Balapan itu akan berlangsung di Sirkuit Portimao, Minggu 18 April 2021, malam WIB.
BACA JUGA: Bradl Khawatir Marc Marquez Bakal Kesulitan di MotoGP Portugal 2021
Kembalinya Marc Marquez menandakan pembalap terkuat dalam kejuaraan akan ambil bagian pada akhir pekan ini. Gelar terkuat layak disandang Marc Marquez karena dia telah mengoleksi enam gelar juara MotoGP sejak debut pada 2013 silam.
Uncini pun kagum dengan kemampuan Marc Marquez. Pria asal Italia itu menyatakan Marc Marquez punya tenaga seekor banteng dan kepala seorang juara. Pujian itu menggambarkan kehebatan The Baby Alien -julukan Marc Marquez.
“(Kembalinya Marc Marquez) bagian dari kerugian (untuk para pembalap lain), tetapi saya menganggap dia salah satu pesaing untuk gelar. Marc berasal dari planet lain,” ucap Uncini, mengutip dari Motosan, Senin (12/4/2021).
“Dia sangat kuat. Dia memiliki kekuatan seperti banteng dan kepala juara,” tuturnya.
Meski sangat kuat, Marc Marquez butuh waktu untuk menemukan lagi ritmenya dalam balapan. Oleh sebab itu, MotoGP Portugal 2021 diprediksi tidak akan berjalan mudah bagi pembalap asal Spanyol itu.
(Mochamad Rezhatama Herdanu)