LUGANO – Jorge Lorenzo harus menghadapi kenyataan pahit di penghujung musim 2020. Ia harus kehilangan pekerjaannya sebagai test rider atau pembalap penguji Tim Yamaha di MotoGP.
Posisi Jorge Lorenzo digantikan oleh Cal Crutchlow yang memilih pensiun usai kontraknya habis di LCR Honda pada akhir 2020. Gagalnya mendapatkan kontrak baru dari Yamaha untuk terus melanjutkan pekerjaan sebagai test rider sendiri cukup disesali Lorenzo.
Sebab, mantan pembalap MotoGP itu sejatinya punya harapan untuk melanjutkan kerja samanya dengan Yamaha ke musim-musim berikutnya. Lorenzo ingin terus beperan dalam pengembangan motor balap Yamaha.
BACA JUGA: Batal Comeback ke MotoGP Tahun Ini, Jorge Lorenzo Sudah Legawa
Tetapi, rencananya gagal terjadi. Meski rencananya tak bisa berjalan sesuai kehendaknya, juara tiga kali MotoGP itu tak merasa terpuruk hingga stres.
BACA JUGA: Susul Valentino Rossi ke MotoGP, Luca Marini Diprediksi Ukir Kiprah Manis
Lorenzo masih bisa tetap tenang karena memiliki sejumlah rencana lain yang siap dijalaninya. Ia bahkan diketahui melirik peluang pekerjaan sebagai komentator di acara televisi ataupun pelatih pembalap.
“Itu niat saya (melanjutkan kerja sama dengan Yamaha). Tetapi ketika itu tidak berhasil, saya tidak akan sampai tak bisa tertidur di malam hari,” ujar Lorenzo, sebagaimana dikutip dari Speedweek, Selasa (2/2/2021).
“Saya masih memiliki banyak proyek dalam pikiran yang tidak terlalu membuat stres,” lanjutnya.
Yamaha sendiri dikabarkan tak melanjutkan kerja sama dengan Lorenzo untuk mengembangkan motor balap mereka lantaran kinerja kurang memuaskan sang pembalap saat tes berlangsung. Tepatnya, pemandangan itu terjadi di tes resmi MotoGP 2020 yang digelar di Sirkuit Portimao, Portugal.
Dalam tes tersebut, Lorenzo diketahui gagal mencatatkan waktu yang apik. Dia hanya bertengger di urutan terbawah dalam daftar hasil tes.
(Ramdani Bur)