BANGKOK – Kemenangan perdana di Grup B BWF World Tour Finals 2020 telah membuat pasangan ganda putra Indonesia, Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan makin percaya diri. Kepercayaan diri itu jelas menjadi ancaman untuk lawan selanjutnya yang akan mereka hadapi, yakni Choi Solgyu/Seo Seung Jae (Korea Selatan).
Ahsan/Hendra telah melangkahkan kaki dengan benar di ajang BWF World Tour Finals 2020. Sebab mereka berhasil mencuri poin pertama di ajang tersebut saat menghadapi pasangan ganda putra asal Rusia, Vladimir Ivanov/Ivan Sozonov.
Meski menang, namun mengalahkan Ivanov/Sozonov bukanlah perkara yang mudah. Terbukti dengan Ahsan/Hendra yang harus memainkan gim ketiga untuk menentukan siapa yang memenangi laga perdana Grup B tersebut.
Baca Juga: Menangi Laga Perdana di BWF World Tour Finals 2020, Ini Perasaan Ahsan/Hendra
Setelah melewati perlawanan yang sengit dari Ivanov/Sozonov dengan kemenangan 21-18, 15-21, dan 21-17, Ahsan/Hendra pun merasa sangat bersyukur. Sebab memenangi laga sengit itu menandakan bahwa mereka masih sanggup untuk bersaing menjadi yang terbaik.
Bagi Hendra, kemenangan atas Ivanov/Sozonov telah membuat dirinya dan Ahsan semakin percaya diri menghadapi laga selanjutnya. Karena itulah hal tersebut menjadi sebuah kabar buruk untuk Choi/Seo.
Kendati merasa semakin percaya diri, namun Hendra memastikan dirinya dan Ahsan takkan anggap remeh Choi/Seo.
Hendra mengaku akan berusaha keras untuk tetap fokus ketika menghadapi ganda putra asal Korsel itu, seperti yang sudah dilakukannya bersama Hendra di laga kontra Ivanov/Sozonov. Sebab dengan tingkat kefokusan yang tinggi, maka mereka jauh lebih bisa bermain baik.
“Ivanov/Sozonov memiliki kekuatan menyerang yang hebat, jadi kami perlu fokus (saat bertanding). Memenangi pertandingan pertama telah meningkatkan kepercayaan diri kami. Akan tetapi, kami sekarang harus fokus pada pertandingan berikutnya, yakni melawan Korea,” kata Hendra, dikutip dari laman resmi BWF, Rabu (27/1/2021).
Kepercayaan diri yang tinggi memang sangat dibutuhkan Ahsan/Hendra untuk menghadapi Choi/Seo. Sebab pasangan Korsel itu adalah mimpi buruk untuk ganda putra berjuluk The Daddies tersebut.
Sebab dalam rekor pertemuan mereka, Ahsan/Hendra selalu kalah. Tepatnya kedua pasangan itu sempat bertemu sebanyak dua kali. Dengan kekalahan Choe/Seo di laga perdana dari pasangan Malaysia, Aaron Chia/Soh Wooi Yik, maka dapat dipastikan ganda putra Korsel itu bakal tampil habis-habisan saat menghadapi Ahsan/Hendra nanti.
(Rachmat Fahzry)