PERATURAN dalam lempar lembing harus diketahui oleh para atlet yang menekuninya. Lempar lembing sendiri masuk dalam cabang olahraga atletik pada nomor lempar. Lazimnya cabang olahraga lain, lempar lembing memiliki aturan-aturan tersendiri.
Alat utama untuk memainkan olahraga lempar lembing ini adalah lembing yang berbentuk seperti tombak dengan sudut tajam di salah satu ujungnya. Aturan dasar dari olahraga ini adalah melakukan pelemparan lembing dengan tangan dalam kekuatan maksimal guna memperoleh jarak lemparan terjauh.
Dikutip dari situs Tutorial Point, berikut beberapa aturan terkait perlombaan lempar lembing:
Baca juga: Leryn Franco, Mantan Atlet Lempar Lembing yang Cantik Jelita
1. Lembing harus selalu dipegang pada bagian grip serta posisinya harus selalu ada di atas bahu atlet/pelempar.
2. Lemparan dianggap sah jika lembing menyentuh tanah.
3. Atlet/pelempar tidak boleh meninggalkan lapangan sebelum lembing menyentuh tanah.
4. Tidak boleh menggunakan alat apa pun untuk memengaruhi hasil jarak lemparan. Contoh: mengetuk jari pada lembing kecuali jika jari terluka.
5. Lemparan akan dianggap melanggar jika ujung lembing terletak di luar sektor area yang telah ditentukan serta atlet telah keluar dari lapangan.