Pendapat lainnya disampaikan oleh Andrea Dovizioso. Menurut pria berusia 34 tahun itu, ketiadaan Valentino Rossi di panggung MotoGP akan mengubah segalanya.
“Valentino Rossi selalu punya tubuh yang besar, baik dalam arti sesungguhnya mau pun konotasi, tetap menyedot perhatian apakah dia menang atau tidak menang,” ucap Andrea Dovizioso, mengutip dari Tutto Motori Web.
“Jika berhenti, saya pikir itu akan menjadi perubahan besar bagi semua orang. Jika dia berhasil atau menjadi sedikit lebih kompetitif, dia akan terus balapan,” sambung eks pembalap Ducati Corse itu.
Andai tidak lagi membalap, sesungguhnya Valentino Rossi tidak akan jauh dari panggung MotoGP. Sebab, kemungkinan besar dirinya berganti peran menjadi pemilik tim. Ambisi itu paling cepat bisa terjadi pada Kejuaraan Dunia MotoGP 2022.
(Rachmat Fahzry)