Motor, yang dilihat Miller, adalah bayangan dari motornya sendiri yang diakibatkan teriknya matahari di Sirkuit Portimao. Setelah itu, Miller fokus untuk mengejar Morbidelli pada lap terakhir. Miller pun mampu menyalip Morbidelli sehingga finis kedua.
“Matahari memainkan lelucon buruk pada saya. Sebab, saya melihat bayangan di sebelah saya dan saya menghabiskan 5 putaran, seperti orang gila,” kata Miller, mengutip dari Tutto Motori Web, Rabu (25/11/2020).
“Saya berusaha menutup celah karena berpikir ada seseorang di belakang saya. Akan tetapi, itu bayangan motor saya,” tuturnya.
Posisi kedua Miller di Sirkuit Portimao membantu Ducati merebut gelar juara konstruktor MotoGP 2020. Itu jadi persembahan terakhir Miller bersama Pramac Ducati karena dia naik kelas ke tim pabrikan Mission Winnow Ducati pada musim depan.
(Mochamad Rezhatama Herdanu)