“Rasanya emosional berhenti balapan. Saya mengerahkan segalanya sepanjang balapan, dan itu saja yang bisa saya minta dari diri saya sendiri, seperti biasa,” jelas Crutchlow, seperti disadur dari Motorsport Total, Selasa (24/11/2020).
“Akan tetapi, jika bicara soal hasil, saya kecewa, karena tadinya saya ada di posisi yang baik, saya merasa harusnya bisa bertahan. Sayangnya, grip ban belakang saya berkurang drastis, mungkin elektronik dan mapping pada awal balapan kontrol traksinya kurang,” lanjutnya.
Baca Juga: Crutchlow Tunjuk Miller sebagai Penggantinya di MotoGP
“Alhasil, ketika saya berusaha tetap bertarung, saya melaju 300 km/jam menuju Tikungan 1. Namun, saya tak menyerah dan telah bertarung keras. Saya senang bisa finis, karena saya mengawali karier dengan kecelakaan, dan mudah saja mengakhiri karier dengan kecelakaan juga.”
“Secara umum, saya senang sudah selesai. Menyenangkan bisa bertarung dengan beberapa pembalap terbaik dunia. Para pembalap yang jadi lawan saya sudah menang tahun ini, berkali-kali podium juga,” tuntas pembalap berusia 35 tahun tersebut.
(Ramdani Bur)