Lebih menyedihkan lagi, ini akan menjadi tahun terakhir bagi Dovizioso membalap bersama Ducati di kelas MotoGP. Pasalnya pada akhir musim ini, ia memutuskan berpisah dengan Ducati dan akan menjalani cuti panjang sebagai pembalap kelas premier.
“Saya tidak ingin berakhir seperti ini dengan Ducati, tetapi ada ribuan alasan mengapa kami berada dalam situasi ini,” lanjut pembalap berpaspor Italia tersebut.
“Saya mencoba (segala yang saya bisa), tetapi semuanya seperti itu. Ini aneh karena berbagai alasan,” sambung pembalap berusia 34 tahun itu.
“Tentu saja kehilangan Marc, tetapi ini akan tetap menjadi aneh dengan ia ada di trek. Semua orang melakukan yang terbaik, terlepas dari kehadirannya,” pungkasnya.
(Mochamad Rezhatama Herdanu)