MOL – Kepala kru Franco Morbidelli, Ramon Forcada, mengaku antusias melihat pembalapnya bertandem dengan Valentino Rossi di Tim Petronas Yamaha SRT pada MotoGP musim 2021. Meski begitu, Forcada berharap Morbidelli dan Rossi tak saling bantu kala menjadi tandem di MotoGP 2021.
Sebagaimana diketahui, masa depan Rossi sebagai pembalap MotoGP memang akhirnya terjawab beberapa waktu lalu. Ya, Rossi memastikan diri bakal tetap ikut ambil bagian dalam kejuaraan dunia MotoGP tahun depan.
Rossi akhirnya memutuskan untuk menerima tawaran bergabung dengan Tim Petronas Yamaha SRT. Meski membela tim satelit, Rossi bakal dapat keistimewaan dengan dipasok motor pabrikan di MotoGP musim depan.
Selain itu bergabungnya Rossi dengan Tim Petronas Yamaha SRT, maka ia pun berkesempatan untuk berduel dengan mantan anak didiknya di akademi balap VR46, Morbidelli. Kolaborasi antara Rossi dan Morbidelli pun sangat dinanti-nantikan pecinta MotoGP pada musim depan.
Baca Juga: CEO VR46 Ungkap Kemarahan Rossi usai Dinyatakan Positif Covid-19
Terlebih, Rossi dan Morbidelli sendiri memang dikenal memiliki hubungan yang sangat akrab. Kondisi tersebut membuat banyak pihak memprediksi bahwa Rossi dan Morbidelli bakal saling bahu-membahu di kejuaraan dunia tahun depan.
Akan tetapi hal tersebut diminta untuk tidak terjadi oleh Forcada. Ya, Forcada justru berharap Morbidelli dan Rossi bisa bersikap selayaknya rival di MotoGP 2021, meski mempunyai hubungan yang sangat akrab pada saat ini.
“Ya, harus diakui bahwa hubungan antara Franco dengan Vale memang tidak seperti hubungan Vale dengan Jorge (Lorenzo), apalagi pada tahun-tahun pertama mereka bertandem di Yamaha,” jelas Forcada, seperti dikutip dari Motorsport Total, Senin (2/11/2020).
“Hubungan Jorge dan Vale memang menciptakan ketegangan tersendiri. Namun keinginan tim kami adalah menjaga mempertahankan atmosfer yang harmonis dan kinerja kami sejauh ini yang sangat baik. Namun hubungan Vale dan Morbidelli sangatlah berbeda,” lanjutnya
Baca Juga: Vinales Prediksi Rossi Bakal Terus Balapan hingga Berusia 43 Tahun
“Situasi ini membuat saya merasa sangat penasaran. Vale adalah mentor Franco dan Franco sangat berutang budi padanya. Mereka punya hubungan yang sangat baik. Tapi saya rasa ada satu hal yang sangat jelas: mereka bersahabat di luar trek, dan tidak di dalam lintasan.”
“Hal yang terpenting bagi saya adalah mereka tak tergoda untuk saling bantu. Menurut pengalaman saya, ini justru bisa jadi bencana. Saya rasa, memang bagus jika kedua pembalap punya hubungan baik, selama mereka paham harus berjuang sendiri-sendiri di trek,” tuntas pria asal Spanyol itu.
(Ramdani Bur)