DUBLIN – Conor McGregor memberi kode bahwa dirinya akan kembali dari masa pensiun demi memiliki sabuk juara lightweight UFC. Sabuk itu tidak bertuan setelah pemilik lamanya, Khabib Nurmagomedov, pensiun dari dunia seni bela diri campuran.
McGregor pernah mencoba merebut gelar juara lightweight dari Khabib di UFC 229 pada Oktober 2019. Akan tetapi, The Notorious –julukan McGregor– gagal mengalahkan Khabib karena menyerah pada ronde keempat. Teknik rear naked choke Khabib menghabisi McGregor.
Kekalahan McGregor bukan satu-satunya drama dari UFC 229. Setelah petarungan berakhir, terjadi kericuhan yang melibatkan tim Khabib dengan tim McGregor. Hal itu diawali dengan aksi Khabib yang menyerang Pelatih McGregor, Dillon Danis.
Baik Khabib maupun McGregor, menerima hukuman larangan bertarung dari Komite Atletik Negara Bagian Nevada (NSAC). Khabib diskors sembilan bulan, sedangkan McGregor dihukum enam bulan.
BACA JUGA: Pensiunnya Khabib Jadi Berkah untuk Petarung UFC Ini
Saat skors berakhir, McGregor kembali ke dalam octagon untuk bertarung melawan Donald Cerrone di UFC 246 pada Januari 2020 lalu. Ia memenangkan pertarungan itu hanya dalam waktu 40 detik. Setelah itu, McGregor membuat kejutan dengan mengumumkan dirinya pensiun pada 7 Juni 2020 silam.
Namun, masa pensiun McGregor kemungkinan besar akan segera berakhir. Sebab, Ia berhasrat untuk memiliki sabuk juara lightweight usai The Eagle –julukan Khabib– pensiun. Tanpa Khabib, peluang McGregor menjadi raja di kelas lightweight lebih besar ketimbang sebelumnya.
“Saya baru kembali dari FAST Laboratory hari ini. Pemindaian tubuh sudah lengkap dan hasilnya kelas ringan (emotikon mahkota),” tulis McGregor di twitter-nya, @TheNotoriousMMA, Minggu (1/11/2020).
Khabib belum memberi tanggapan atas niat McGregor mengklaim sabuk juara lightweight yang selama ini melingkar di pinggangnya. Khabib sepertinya tengah menikmati masa pensiun setelah memenangkan pertarungan pamungkasnya.
BACA JUGA: Khabib Sempat Mengira Bakal Kalah dari Gaethje
UFC 254 jadi panggung untuk pertarungan pamungkas Khabib. Lawan Khabib dalam pertarungan itu adalah Justin Gaethje yang mengalahkan Tony Ferguson dalam perebutan gelar juara interim lightweight.
Khabib menghabisi Gaethje dengan teknik triangle choke pada ronde kedua untuk menyempurnakan rekor tak terkalahkannya menjadi 29-0. Kemenangan itu membuat Khabib dinobatkan sebagai petarung pound-for-pound terbaik di UFC. Petarung berumur 32 tahun itu pensiun ketika berada di puncak kariernya.
(Mochamad Rezhatama Herdanu)