VALENCIA - Banyak kejutan terjadi dalam penyelenggaraan MotoGP 2020 kali ini. Mulai dari mundurnya seri perdana hingga beberapa balapan yang harus dibatalkan akibat pandemi covid-19 yang terjadi.
Selain itu absennya sang juara bertahan, Marc Marquez (Repsol Honda), juga jadi cerita lain yang membuat ajang MotoGP musim ini semakin menarik. Para pembalap yang bertanding terlihat lebih kompetitif untuk bersaing di podium juara.
Saat ini bahkan ada delapan pembalap berbeda yang berhasil meraih podium juara dari 11 balapan yang telah dilangsungkan. Ketatnya persaingan antar pembalap musim ini juga membuat balapan sulit untuk ditebak.
Tak ayal, julukan sebagai Mr Sunday pun kerap bermunculan hampir pada setiap balapan musim ini. Mr Sunday sendiri adalah pembalap yang pada sesi latihan bebas dan kualifikasi tampil jeblok, tapi bikin kejutan pada balapan di hari Minggu.
Baca juga: Lupakan MotoGP 2020, Rossi Ungkap Keinginan Kembali Tampil di Balapan Rally
Pembalap MotoGP yang identik dengan Mr Sunday beberapa musim belakangan adalah Valentino Rossi. Namun The Doctor tak lagi mendapat predikat tersebut menyusul inkonsistensi penampilannya bersama Yamaha.
Salah satu pembalap Suzuki Ecstar, Joan Mir, mungkin layak menyandang predikat Mr Sunday musim ini. Mir tercatat hampir selalu berhasil berdiri di podium sejak balapan seri keempat MotoGP 2020.
Rider asal Spanyol itu bahkan meraih tiga podium secara berturut-turut yakni di seri San Marino, Emilia Romagna dan Catalunya. Terbaru, rekan satu tim Alex Rins itu berhasil meraih dua kali podium di MotoGP Aragon dan MotoGP Teruel 2020.
Performa apik Mir membawanya jadi salah satu kandidat kuat juara dunia musim ini. Mir saat ini berada di puncak klasemen dengan koleksi 147 poin.
Ia bersaing ketat dengan pembalap Petronas Yamaha, Fabio Quartararo, yang menempel ketat di posisi dua dengan 123 poin. Namun, melihat performa pada beberapa musim belakang Mir diprediksi bakal menjauh dari kejaran rivalnya itu pada MotoGP Eropa 2020 nanti.
(Mochamad Rezhatama Herdanu)