MONTE CARLO – Takaaki Nakagami berhasil tampil memukau di awal MotoGP 2020. Meski memang belum bisa meraih posisi podium, namun setidaknya rider asal Jepang itu mampu tampil menjanjikan di musim 2020 ini.
Saking hebatnya, kini Nakagami menjadi rider Honda dengan posisi terbaik di klasemen MotoGP 2020 hingga balapan seri kelima. Kehebatan Nakagami itu pun membuat dirinya dibanding-bandingkan dengan rider Honda yang lain.
Baca Juga: Jelang Tampil di Misano, Nakagami Terkenang Mendiang Sahabat
Mendengar dirinya dibandingkan dengan Nakagami, Cal Cruthlow pun merasa geram. Sebab ia merasa dirinya tak bisa dibandingkan dengan Nakagami dikarenakan motor yang ia gunakan sangat berbeda di musim ini.
Seperti yang diketahui, Cruthlow saat ini memakai motor RC213V terbaru alias keluaran 2020. Sedangkan Nakagami menggunakan kuda besi Honda keluaran 2019. Dengan perbedaan tahun tersebut, Crutchlow merasa seharusnya mereka tak bisa dibandingkan.
Sebab motor keluaran 2020 memiliki masalah tersendiri. Sementara motor yang dipakai oleh Nakagami sudah berusia setahun lebih, yang berarti setiap masalahnya sudah hampir berhasil diatasi.
Jadi, Crutchlow tak heran jika Nakagami mampu tampil baik di awal MotoGP 2020. Sebab rider asal Jepang tersebut menggunakan motor yang sudah mengalami perkembangan lebih lama daripada yang digunakannya.
“Saat ini, tidak ada gunanya membandingkan saya dengan Taka –sapaan akrab Nakagami– karena dia menggunakan motor yang berbeda. Saya harus melihat orang lain juga, apa yang dikatakan dan dilakukan Alex Marquez dan Stefan Bradl, dan tampaknya ada hal yang sangat mirip di sana,” ucap Crutchlow, dikutip dari Crash, Jumat (4/9/2020).
Selain itu, untuk masalah dengan motor Alex, Crutchlow merasa kuda besi pembalap debutan Honda itu diuntungkan dengan kondisi ban yang lebih baik. Jadi, karena itulah motor Alex terlihat jauh lebih cepat ketimbang dirinya
“Alex bisa melaju secepat mungkin dengan ban bekas dengan ban baru, dan itu mungkin karena ketika dia mendapatkan ban baru, itu mendorong lebih banyak lagi, dan ketika dia keluar dari tikungan, dia tidak bisa menggunakan cengkeraman ban baru ini juga,” tutupnya.
(Mochamad Rezhatama Herdanu)